Monday, August 27, 2012

Choosing a Project and Writing Proposal - part1

Intoduction
Cakupan untuk materi mengenai ilmu komputer sangatlah luas dari mulai sociological sampai management issues, tecnichal hardware sampai software development, sehingga tidak mudah untuk menentukan pilihan mengenai topic yang anda pilih untuk menjadi project anda. Ditambah lagi dengan spesifikasi dari setiap universitas berbeda – beda tentang ketentuan project yang akan diterima.
Pada bahasan kali ini akan membehas mengenai bagaimana memilih project yang tepat.

Choosing a Project
Memilih project yang akan anda kerjakan kedepan merupakan hal tersulit yang akan kerjakan. Seperti seorang pelukis yang diberikan kanvas kosong, dia harus memulai dari awal menggoreskan kuas catnya untuk memulai proses melukisnya. Saat memilih topic untuk project anda, perhatikan hal – hal berikut ini:
  • Pertimbangkan waktu penyelesaian project, karena sebagai mahasiswa anda akan diberikan waktu tenggang tertentu untuk menyelesaikan project anda, jangan memilih topic yang anda belum kuasai, karena jika anda memilih topic yang belum anda kuasai diperlukan pembelajaran dari awal sehingga akan memakan waktu lebih lama.
  • Pilih project yang menurut anda menarik dan anda sukai.
  • Pertimbangkan project yang anda idamkan kembangkan menjadi project yang ingin anda kembangkan.
  • Pastikan project anda memiliki tujuan dan output yang jelas bagi orang lain.
  • Perhatikan mengenai keluaran hasil project harus terarah dan focus terhadap apa yang dikerjakan.
  • Kerjakan yang layak dikerjakan oleh anda, tidak terlalu rendah dan tidak terlalu tinggi.
  • Pilih project yang anda memiliki ketertarikan dibidang tersebut, namun jangan memilih yang anda akan mengaburkan keobjektifan penelitian anda.
  • Perhatikan resource-nya, jangan sampai saat anda memilih project tersebut anda akan kesulitan mencari resource yang akan anda kembangkan tersebut.

Sumber – sumber inspirasi untuk menentukan Project pilihan
Untuk menentukan project pilihan dapat dipertimbangkan dari beberapa teknik penggalian informasi dari berbagai informant misalnya:
  1. Lecture’s / departmental list.
  2. Industrial project, hal ini yang banyak dilakukan oleh mahasiswa, yaitu dengan berkolaborasi dengan pihak ke-3 dan mengambangkan apa yang dibutuhkan di instansi tersebut.
  3. Past project, jika anda memiliki project yang tertunda sebelumnya, maka dapat dipertimbangkan untuk dijadikan sebagai project, atau melakukan revisi dari project sebelumnya.
  4. Diskusikan dengan teman anda, biasanya dari diskusi ringan dengan teman anda akan muncul ide – ide yang sebelumnya tidak terpikirkan yang dapat dikembangkan menjadi project.
  5. Baca sebanyak mungkin dan sera papa inti dari bacaan tersebut.
  6. Cluestering, lakukan clustering atau pemilah milahan terhadap topic yang ada. teknik yang bisa digunakan untuk melakukan clustering adalah RTM –Research Territory Maps-, Relevance tree, Spider Diagrams.
  7. Brainstorming, jika anda benar – benar bingung meilih project apa yang akan anda pilih lakukan hal ini, dengan cara tuliskan semua yang anda mengerti atau apa saja yang terlintas di otak anda mengenai project yang ingin anda kerjakan pada sebuah kertas, jangan perhatikan keterkaitannya. Setelah anda menuliskan semua perhatikan ketertarikan anda dengan topic – topic tersebut, cari keterkaitannya, dan pandanglah hal tersebut dari sudut pandang yang berbeda untuk mendapatkan mood yang berbeda pula. “One way to choose between topics is toss a coin -  not to see which way land but to see how you want the coin to land while it is spinning in the air”
  8. Chapter breakdown.

Pertimbangan untuk memilih Project
Setelah memutuskan memilih project yang akan anda kerjakan, maka sebaiknya anda mempertimbangkan hal berikut ini sebelum melanjutkan lebih jauh:
  1. The “so what?” test, to ensure that you daon’t pursue a project that has little value, take the “so what?” test –Herbert, 1990: 7-. Tanyakan pada diri anda sendiri jika project ini selesai apa manfaat yang orang lain terima? Apa kontribusinya? Mengerjakan project yang tidak memiliki manfaat akan mengurangi motivasi anda untuk mengerjakannya.
  2. Justification, test “so what?” namun tanyakan hal ini pada orang lain.
  3. Numerating your understanding, ketika akan melakukan project ukur kemampuan kita terapkan dalam angka tertentu, misalkan jika mengambil topic A kemampuan saya pada bidang tersebut adalah 70%, maka lanjutkan. Namun jika dalam menganalisis ini anda gagal atau tidak bahkan tidak tau bangaimana member angka kemampuan anda, maka anda tidak tau tentang topic tersebut, gali lagi kemampuan anda.
  4. Contact, jika anda memerlukan sumber informasi maka pastikan mereka mudah untuk dihungi, dan hendak membantu, jika hal ini tidak dapat terpenuhi maka ini adalah awal dari kemandekan project anda.
  5. What do you already know.
Project in Computing and Information System - C W Dawson 2nd edition
maap kalo bahasanya agak ngawur :p
part 2 akan membahas mengenai proposal.

No comments:

Post a Comment